” Kuliah Bukan cuma belajar teori tapi juga belajar bertahan hidup “

Meulaboh,5 Desember 2021

Beretorika tentang hidup dan kehidupan sang penyambung jembatan asa keluarga yaitu sebagai mahasiswa yang mencoba menaklukkan kehebatan pendidikan dan menyelipkan secerca impian didalamnya.seringkali mahasiswa sekaligus anak rantau dipandang sebagai beban keluarga karna dianggap membuang waktu untuk menghabiskan usia serta harta orang tua.

Syahdan Putera Ujung,Sang Mahasiswa kelahiran Aceh Singkil 2002 yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi negeri universitas Teuku Umar dan merupakan penerima beasiswa KIP K mengatakan “sebagai mahasiswa yang beradaptasi dengan kerasnya dunia perantauan tentu mahasiswa tidak hanya dihadapkan dengan situasi belajar teori diruang yang megah tapi mahasiswa juga dihadapkan dengan situasi harus mampu bertahan hidup ditengah krisis yang seringkali dialami.”

Kuliah bukan sekedar kuliah,kami ditempah untuk mampu berpikir kritis oleh sebab itu mahasiswa juga berpikir bagaimana cara selesaikan kuliah secepatnya dengan biaya serendah rendahnya dari orang tua.tak jarang ada mahasiswa yang bekerja disaat kosong jam kuliah atau disaat weekend seperti menjadi tukang isi galon air,tukang pangkas,maupun pekerjaan lainya demi meringankan beban orang tua,ujar syahdan.

Tinggalkan Komentar